Jakarta (PHU)---Kementerian Komunikasi dan Informasi mengundang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Dalam forum yang dihadiri Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Direktur Bina Haji, dan Direktur Pengelolaan Dana Haji dan SIHDU dibahas peluang kerjasama pembangunan sistem digital penyelenggaraan haji dan umrah. Kegiatan yang dilaksanakan di hotel Oria Jakarta tersebut dihadiri pula beberapa pejabat dua Kementerian dan konsultan internasional.
Kepala Biro Perencanaan Kemen Kominfo, Arifin, menjelaskan bahwa pihaknya mempunyai penugasan untuk bekerjasama dengan Kemen Kominfo Arab Saudi membangun aplikasi pengelolaan haji dan umrah.
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, menjelaskan tentang bisnis proses atau siklus penyelenggaraan ibadah haji. Dia juga menyambut positif rencana kerjasama dengan Kominfo.
"Selalu ada peluang kerjasama. Banyak yang bisa dikembangkan termasuk pengembangan aplikasi yang membantu pengawasan umrah dan haji khusus," ungkap Yanis di Jakarta (14/11/2018).
Sementara Direktur Bina Haji, Khoirizi, berharap pertemuan pertama itu diutamakan untuk membangun kesamaan visi tentang rencana kerjasama yang akan dilakukan.
"Setelah ini bisa dilakukan pertemuan Tim IT Kemen Kominfo dan Tim IT Kemenag untuk menindaklanjuti secara lebih intensif," terang Khoirizi.
Sedangkan Direktur Pengelolaan Dana Haji dan SIHDU, Maman Saepullah, menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal PHU saat ini telah memiliki SISKOHAT yang terkoneksi dengan sistem Kementerian atau instansi lain terkait.
"Pengembangan IT di PHU terus dilakukan agar terkoneksi dengan lembaga lain terkait. Siskohat kini telah terhubung Siskohatkes, BPS BPIH, Dukcapil, Imigrasi, kini pengembangan dengan BPKH," kata Maman memberikan penjelasan.
Dalam waktu dekat pertemuan akan dilakukan lebih intensif dengan unit teknis terkait. Diharapkan pada akhir Desember telah ditemukan sebuah kesepakatan tentang rencana kerjasama yang sesuai. (ab/ab).
Sumber : Kemenag


